Pemerintah Belanda minta maaf pada keluarga tentara KNIL Maluku
Pemerintah Belanda minta maaf pada keluarga tentara KNIL Maluku
Telah diterbitkan
Pada 21 Juni lalu, pemerintah Belanda meresmikan Monumen Ulu Kora, yang berbentuk haluan kapal tradisional Maluku, di Rotterdam, untuk mengenang orang- orang Maluku pertama yang tiba di Belanda 75 tahun lalu.
Dalam momen itu, pemerintah Belanda juga meminta maaf secara resmi atas perlakuan buruk yang dialami belasan ribu tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL) asal Maluku dan keluarga mereka, yang dipindahkan ke Belanda pada 1951.
Selama empat generasi, orang-orang Maluku yang dibawa ke Belanda ini, tidak diakui oleh kedua negara. Oleh Indonesia mereka dianggap gangguan, dan oleh Belanda dianggap beban.
Bagaimana sebenarnya kisah mereka?
Video produksi: Silvano Hajid dan Dwiki Marta






