Messi cetak lebih banyak rekor untuk Argentina – 'Kecerdasan bermainnya berada di level luar biasa'

Keterangan video, Seluruh 18 gol Messi di Piala Dunia yang pecahkan rekor.
    • Penulis, Michael Emons
    • Peranan, BBC Sport journalist
  • Telah diterbitkan
  • Waktu membaca: 5 menit

Sepuluh tahun setelah mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional, Lionel Messi masih terus memecahkan rekor bersama Argentina, sang juara bertahan.

Pada 2016, Lionel Messi pensiun dari sepak bola internasional.

Setelah kekalahan dari Chile di final Copa America—di mana Messi gagal mengeksekusi penalti dalam adu penalti ketika Argentina menelan kekalahan di final besar keempat dalam kurun sembilan tahun—dia merasa tak sanggup lagi menanggung rasa sakit.

"Bagi saya, tim nasional sudah berakhir," ujarnya saat itu.

"Saya sudah melakukan segalanya. Sangat menyakitkan tidak bisa menjadi juara."

Sulit membayangkan bahwa 10 tahun kemudian, dua hari sebelum ulang tahunnya yang ke-39, dia masih bermain untuk Argentina sebagai juara dunia bertahan—dan bahkan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia.

Keputusan Messi untuk membatalkan pensiun internasionalnya itu telah membuka era kejayaan bagi dirinya dan negaranya.

Argentina menjuarai dua edisi Copa America terakhir, dan pada 2022, Messi sebagai kapten membawa timnya meraih gelar Piala Dunia—mencetak tujuh gol, termasuk dua di final—seiring mereka menjadi juara untuk ketiga kalinya, yang pertama sejak 1986.

Pada Senin, tepat 40 tahun sejak Diego Maradona mencetak dua gol dalam kemenangan 2-1 atas Inggris di perempat final, Messi kembali menulis ulang buku rekor sepak bola dengan mencetak kedua gol dalam kemenangan 2-0 atas Austria.

Itu adalah "satu lagi momen Messi yang abadi," menurut komentator BBC Steve Bower.

Dan, "saya menikmati bermain dan bersenang-senang di lapangan," kata Messi.

"Kami juga senang melihat orang-orang seperti ini, bisa memberi mereka kebahagiaan seperti ini," tambahnya.

'Kami tak punya waktu untuk membangun patung'

Lionel Messi

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Lionel Messi mencetak gol pertamanya di Piala Dunia 2006 saat berusia 18 tahun.
Lewati Whatsapp dan lanjutkan membaca
Akun resmi kami di WhatsApp

Liputan mendalam BBC News Indonesia langsung di WhatsApp Anda.

Klik di sini

Akhir dari Whatsapp

Awalan yang kurang ideal terjadi ketika dia gagal mengeksekusi penalti pada menit kedelapan.

Namun, kegagalan itu terlupakan sekitar 30 menit kemudian lewat sepakan mendatar yang menjadi gol ke-17-nya di Piala Dunia—membuatnya melampaui legenda penyerang Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen itu.

Gol ke-18 pun lahir dari kakinya. Dia mencetaknya pada masa tambahan waktu babak kedua, menyelipkan bola dari sudut sempit melewati dua bek Austria.

"Kami tidak punya waktu untuk membuat patung bagi Lionel Messi atau melakukan analisis mendalam tentangnya di surat kabar. Kami tidak bisa mengejarnya," kata jurnalis sepak bola Spanyol, Guillem Balague, di BBC Radio 5 Live.

Kini, Messi telah mengoleksi 18 gol dalam 28 pertandingan Piala Dunia.

Baca juga:

Sulit rasanya untuk tidak membayangkan dia akan menambah jumlah tersebut, terlebih dengan laga melawan Yordania yang akan datang dan Argentina sudah memastikan tempat di babak 32 besar.

Messi tampil di Piala Dunia keenamnya dan telah mencetak 13 gol di turnamen ini sejak membatalkan keputusannya pensiun dari sepak bola internasional.

Menariknya, 12 dari total 18 golnya di panggung terbesar sepak bola itu tercipta setelah ia berusia 35 tahun.

Empat belas gol dicetak menggunakan kaki kiri, sementara empat lainnya berasal dari tendangan luar kotak penalti.

"Dia menikmati segalanya dan itu yang terpenting," tambah Balague.

"Saya pernah melihat dia bermain di Piala Dunia ketika tidak mampu bertahan selama 90 menit. Di sini, di akhir laga, dia berlari seperti pemain lain—kini dia sangat memahami kondisi tubuhnya.

"Messi tidak perlu banyak berlari. Dia bahkan tidak membutuhkan kecepatan eksplosif untuk melewati lawan, karena dia melakukannya dengan kecerdasan. Saya pikir kita masih akan melihatnya lagi dalam empat tahun ke depan."

Pemain terbaik yang pernah ada?

Keterangan video, Messi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia.

Statistiknya kian mengesankan.

Dia telah mencetak seluruh lima gol Argentina di Piala Dunia kali ini, sekaligus unggul dua gol di puncak daftar pencetak gol terbanyak.

Saat menghadapi Austria, dia menjadi pemain ketiga yang mampu mencetak gol dalam enam pertandingan Piala Dunia secara beruntun, setelah Just Fontaine dari Prancis pada 1958 dan Jairzinho dari Brasil pada 1970.

Dua gol Messi ke gawang Austria juga berarti dia memaksimalkan kedua peluang yang dimilikinya.

Selain itu, dia tercatat sebagai pemain dengan jumlah peluang yang diciptakan terbanyak sepanjang sejarah turnamen (76).

Dalam enam laga terakhirnya di Piala Dunia, dia terlibat dalam 12 gol—mencetak 10 gol dan menyumbang dua umpan.

"Apakah kita sedang menyaksikan pemain terhebat sepanjang masa? Itu mungkin saja dan layak untuk diperdebatkan," kata mantan bek Wales, Ashley Williams, di BBC One.

"Kita mungkin baru saja menyaksikan pemain terbaik yang pernah ada dalam sepak bola."

Mantan gelandang Inggris, Danny Murphy, sependapat.

Dia mengatakan: "Lionel Messi terus muncul di area-area berbahaya dengan peran bebas yang dia miliki.

"Kecerdasan bermainnya berada di level luar biasa, dia selalu menemukan ruang dan memiliki timing yang sempurna—dari pemain terbaik yang pernah saya lihat."

Mantan penyerang Prancis, Olivier Giroud—yang menjuarai Piala Dunia 2018—menambahkan: "Secara fisik dia tidak mengalami kesulitan, dia mengelola gaya hidup sehatnya dengan baik—itu memang harus, jika ingin bermain selama itu.

"Dia luar biasa. Dia diberkahi kemampuan untuk terus bermain dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya."

Namun, muncul pertanyaan: apakah Argentina terlalu bergantung pada sang kapten?

Berbicara di BBC Radio 5 Live, mantan penyerang Inggris Chris Sutton mengatakan: "Keajaiban Lionel Messi kembali terlihat untuk Argentina. Bukan hanya soal gol, tetapi juga kontribusinya bagi tim.

"Cara dia merangkai permainan—dia adalah sosok kecil untuk momen-momen besar.

"Mungkin sisi negatif bagi Lionel Scaloni adalah dia tentu ingin pemain lain juga berkontribusi lewat gol. Mereka tidak bisa hanya bergantung pada Messi—atau mungkin justru bisa?"

'Bagaimanapun dia tetap manusia'

Keterangan video, Messi gagal mengeksekusi penalti.

Bahkan dalam kegagalan, Messi tetap mencatatkan rekor.

Dia mungkin akan menjadi sorotan utama berkat ketajamannya di depan gawang, namun ada pula catatan yang tak diinginkan.

Argentina mendapat hadiah penalti setelah Lautaro Martinez dijatuhkan, tetapi tendangan Messi justru melenceng dari sasaran.

"Ada momen di mana saya sangat marah soal penalti itu, karena saya gagal dan saya menanganinya dengan sangat buruk," ujar Messi.

"Untungnya kami bisa membalikkan keadaan, unggul, dan meraih tiga poin."

Dia menjadi pemain pertama yang gagal mengeksekusi penalti di Piala Dunia 2026, dan kini memegang rekor sebagai pemain dengan jumlah penalti terbanyak yang diambil (tujuh) sekaligus yang paling banyak gagal (tiga) dalam sejarah turnamen, di luar adu penalti.

Dia juga tercatat gagal mencetak gol dalam enam dari 31 penalti bersama Argentina.

Namun, dengan dua gol yang akhirnya dia cetak, ini menjadi laga kompetitif pertama di mana Messi mampu mencetak gol untuk Argentina setelah sebelumnya gagal mengeksekusi penalti.

"Messi bagaimanapun juga manusia, dia boleh saja sesekali melakukan kesalahan," kata Murphy.

Mungkin memang sudah takdir bahwa gol pemecah rekornya tercipta dengan gaya khas Messi.

"Mungkin dia sengaja gagal," ujar Murphy berseloroh. "Bisa jadi memecahkan rekor itu memang harus lewat gol yang lebih indah."

Pakar sepak bola Amerika Selatan, Tim Vickery, menambahkan: "Para dewa sepak bola tampaknya tidak ingin dia memecahkan rekor lewat penalti, mereka ingin dia melakukannya lewat gol dari permainan terbuka.

"Argentina membangun tim di sekelilingnya, dan saya tidak ingin karnaval ini berakhir."

Meski sudah memegang banyak rekor, masih ada catatan lain yang berpotensi dia pecahkan.

Target berikutnya bisa jadi rekor assist terbanyak di Piala Dunia, karena saat ini Messi sejajar dengan Maradona dengan delapan assist.

Laga melawan Yordania pada pertandingan terakhir grup menjadi peluang berikutnya bagi Messi untuk kembali menorehkan sejarah dalam sepak bola.

Keterangan video, Semua sudut pandang dari gol pemecah rekor Messi.